Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friendship. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Agustus 2018

Review Kosong: Mujhse Dosti Karoge

Ok, saya tau ini film udah lama banget. Bahkan hanya segelintir orang yang tau film ini. Era India sekarang udah jauh terlewat dan sekarang tergantikan oleh drama-drama Korea. Bukannya saya gak demen drama Korea, saya suka tapi dulu. Lanjut cerita, saya tertiba kangen nontonin film India yang dulu saya tonton di stasiun televisi swasta. Tapi sekarang udah jarang banget bisa nonton karena sibuknya pekerjaan (ciye) dan merajalelanya sinetron (gak mutu) Indonesia ups.

Setelah menyimpan beberapa lagu di playlist youtube, saya pun kurang bisa tidur nyenyak karena kangen mau nonton film India (hahaha). Nyoba streaming di mana-mana susahnya minta ampun. Bukan karena jaringannya yang jelek, tapi karena filmnya gak ada di server (hiks). Singkat cerita, akhirnya saya pun berhasil dan nonton. Film India pertama saya setelah sekian lama, berjudul Mujhse Dosti Karoge yang artinya Maukah Menjadi Temanku?
source: google
Judul: Mujhse Dosti Karoge (Maukah Menjadi Temanku?)
Sutradara: Kunal Kohli
Pemain: Hrithik Roshan, Rani Mukherjee, dan Kareena Kapoor
Genre: Romance, Friendship, Drama


Mujhse Dosti Karoge menceritakan tiga orang sahabat, Pooja, Tina, dan Raj. Waktu mereka SD, keluarga Raj harus pindah ke luar negeri dan mereka pun berpisah. Raj yang suka dengan Tina mengatakan mereka harus tetap keep in touch meskipun berpisah dengan cara saling kirim email. Tapi Tina yang gak tertarik dengan Raj mengabaikannya. Alhasil, Poojalah yang sering membalas pesan Raj dengan mengatasnamakan Tina. Singkat cerita, Raj kembali ke India. Pooja pun mengaku pada Tina kalau selama ini ia sering emailan dengan Raj menggunakan namanya, jadi Tina harus berpura-pura. Eh ternyata, Tina jadi suka beneran sama Raj. Sementara Raj sendiri gak menyadari keberadaan Pooja. Nahloh. Kisah semakin rumit ketika orang tua Raj dan Tina memutuskan keduanya untuk segera menikah setelah Raj mengetahui kalau Poojalah orang yang selama ini emailan sama dia. Nahloh. Gimana selanjutnya? Ya, nonton aja. Hehehe
source: google
Emang sih, ceritanya standar. Ya namanya juga film taun segitu. Terus penuh tarian, nyanyian, dan durasi yang lama banget (hampir setara dengan Avengers Infinity Wars lol). Tapi, saya sih gak ngerasa bosen. Emang ada beberapa adegan yang sumpah gregetan banget dan ada adegan yang gak mungkin terjadi di dunia nyata (plis, bukan adegan nari-nari atau nyanyi-nyanyian di tengah ujan), tapi so far so good lah. Kisah cinta segitiga dengan sahabat gak terlalu klise banget, malah menyakitkan unch.
source: google
Kalo menurut saya, di sini tokoh Pooja yang keliatannya menghargai persahabatan banget malah seperti merendahkan sahabatnya sendiri. Maksudnya, ya harusnya bilang gitu, jujur ada masalah apa, jangan dipendam sendirian gitu. Kan bisa bersaing secara fair untuk dapetin Raj. Udah gitu dia bilang, gak mau Tina ngerasa kehilangan lagi kalau Raj sama dia (ups, spoiler), lah kan bisa dibicarain makanya dari awal kalo dia demen sama Raj. Kalo ditanyain jawabnya, gak suka sama Raj mulu. Padahal demen hahaha.
source: indiafm
Karakter Tina juga awalnya bikin kesel, tapi endingnya bikin saya tersenyum. Kalo saya jadi Tina mungkin saya bakal benci Pooja. Bukan karena dia merebut Raj dari  saya (ups, spoiler lagi) tapi karena dia merendahkan saya, dengan berpikir saya bakal stres dll kalo Raj menghilang dari saya. Lah, kan ada Pooja dan keluarganya yang bisa menemani Tina, kenapa dia berpikir senegatif itu? Ups.
source: indiafm
Udah gitu, Rajnya juga masa cepat banget pindah hati pas tau dia bukan Tina yang sering ngirimin email? Pas pertama kali ketemu, dia langsung suka sama Tina yang cantik (tapi Rani Mukherjee masih terlihat jauh lebih cantik di mata saya eak). Perasaannya langsung menggebu-gebu ke Tina. Terus, dia deket sama Pooja kan ya untuk konsultasi soal Tina, tapi dia masa gak ngerasa 'feeling familiar' gitu loh sama Pooja? At least, sifatnya Pooja gitu. Ini beneran tutup mata ngabain si Pooja aja, ngejar-ngejar Tina yang jelas-jelas sifatnya beda banget pas di email. Huf kzl. Untung ganteng si Raj hahaha.
source: indiafm
Sejauh ini, adegan kesukaan saya adalah pas nyanyi The Medley ituloh. (kalau kepo yang mana, bisa nonton di sini). Kalo zaman now mungkin bilangnya kayak riff off ya, sambung-sambungan lagu buat mengekspresikan perasaan. Di situ duh, rasanya mau jejeritan saking gregetannya hahaha. Selain itu, saya juga suka pas awal-awal Raj baru dateng ke India (videonya di sini). Musiknya enak banget hahaha.

Rating: 3,5/5

Btw kalau mau nonton bisa nonton di lk21. Ini film lumayan rekomen. Gak terlalu apa-apa nari, apa-apa nyanyi sih. Seru deh.
source: google

Kamis, 23 November 2017

Review Kosong: Sex And The City

source: google
Judul: Sex And The City (1998-2004, 2008, 2010)
Jumlah episode: 64 episode (6 season dan 2 film)
Sutradara: Michael Patrick King
Pemain: Sarah Jessica Parker, Kim Cattral, Kristin Davis, Chynthia Nixon, Chris Noth
Genre: Romance, Comedy, Drama, Friendship
Berdasarkan novel berjudul sama karangan Candance Brushnell


Pertama kali saya nonton film Sex and the City (SATC) waktu SMP. Waktu itu lagi masa-masanya nakal dengan pergolakan batin yang kuat(?). Awalnya saya kira SATC adalah film porno (I judge from its title lmao). Akhirnya saya tonton dan cuman berhasil setengah jam karena disuruh pulang haha (saya nonton bareng teman). Kemudian bertahun-tahun kemudian, saya tertiba ingin menonton SATC lagi. Saya pun mencari filmnya dan nonton.
hehehe
source:google
15 menit pertama sukses membuat saya banjir air mata.
huhuhuhuhuu;;
source:google
Carrie Bradshaw, wanita berusia 40 tahunan yang membina hubungan putus-nyambung dengan Mr Big akhirnya memutuskan untuk menikahinya. Tetapi pernikahan belum dilangsungkan, Mr Big memilih untuk pergi karena keraguan akibat dua pernikahan yang gagal sebelumnya. Carrie pun berusaha move on dari kejadian tersebut.
source:google
Samantha Jones, seorang PR terkenal yang tidak percaya pada ikatan pernikahan dan cinta berhasil melabuhkan hatinya pada Smith Jerrod. Ia yang merupakan penganut kebebasan harus memusatkan dirinya pada satu orang pria yang makin sibuk mengejar karirnya. Jiwa Samantha pun beradu.
source:google
Miranda Hobbes, pengacara hukum yang memutuskan untuk tinggal di Brooklyn, membangun keluarga kecilnya bersama Steve dan Brady. Pengakuan mengejutkan hadir ketika Steve bilang bahwa ia telah tidur dengan wanita lain.
source:google
Yup, SATC sukses menyajikan permasalahan seputar yang dihadapi oleh seorang wanita kebanyakan. Seperti yang dialami Carrie dan Big, apakah pasangan yang hendak dinikahi ini orang yang tepat?

Gimana kalau ternyata kita salah memilih orang? Gimana kalau ternyata dia berbeda dari apa yang kita kira? Atau permasalahan Samantha, ketika kita mencintai seseorang apakah kita harus merelakan diri kita yang sesungguhnya? Daaan....jika pasangan berbuat kesalahan, bagaimana menyingkapinya?
Karya yang menakjubkaaan menurut saya pribadi. Masalah dan pemecahan masalahnya dapet banget. Saya suka banget sampai suka merekomendasikan film ini ke teman-teman saya di kampus tapi kebanyakan pada mikirnya yang aneh-aneh haha.
source:google
Lanjut, setelah film pertama oke banget. Saya pun nonton film keduanya. Sex and the City 2 (SATC 2). Kalau yang pertama lebih ke arah detik-detik sebelum menikah, yang kedua bercerita tentang setelah menikah.

Ya, Carrie dan Big menikah. Problematika mereka adalah ternyata Big tidak sesempurna yang ia kira. Banyak tingkah laku Big yang belum Carrie ketahui sebelumnya muncul setelah pernikahan dan Carrie tidak terbiasa akan hal itu. Merasa akan ketidakcocokan ini, Carrie pun meminta waktu dua hari setiap minggunya untuk memiliki "me time". Di sisi lain, Big pun merasa perlu memiliki "me time" sendiri.
source:google
Charlotte York yang memiliki dua buah hati, Lily dan Rose, mempekerjakan seorang pengasuh yang malah membuatnya merasa tidak aman karena takut suaminya tergoda. Di sisi lain, setelah lama mengharapkan memiliki buah hati, ia pun berusaha menjadi ibu yang baik. Tapi ternyata gak semudah itu.
source:google
Dan Samantha yang berurusan dengan menopause. Ia pun berupaya agar suplemen yang dikonsumsinya mampu membuatnya tetap 'muda', namun saat dibawa ke Abu Dhabi ternyata suplemen itu dianggap ilegal.
source:google
Memang film yang kedua ini tidak sebagus yang pertama karena tema yang diangkat sebenarnya cukup oke, tapi dikemas dengan kurang menarik. Jadi masalahnya cenderung campur aduk dan kurang ngena buat saya.

Dari situ saya mulai penasaran dengan serial televisinya yang mulai tahun 1998 hingga 2004. Ada sebanyak 6 seasons dengan sekitar 12 episode di setiap seasonnya. Episode pertama season satu memperkenalkan para tokohnya, Carrie, Miranda, Charlotte, dan Samantha. Empat orang sahabat di usia 30-an dan masih single. Kecuali Charlotte, mereka bertiga sama sekali tidak memikirkan soal hubungan atau pernikahan. Kemudian setiap episodenya pun mulai memunculkan beragam macam permasalahan yang umumnya terjadi pada wanita. Pokoknya seru banget. Gak salah kalau ada orang yang bilang kalau SATC adalah kitab suci para wanita. Lupakan soal seks, ini tentang relationship among friends, family, lovers, and society.
goals!
source:google
Saya dapat banyak sekali pencerahan dari SATC. Favorit saya? Samantha Jones. Ia benar-benar menggambarkan sosok wanita independent yang gak ingin dirinya--atau wanita berada di bawah kaum pria. Saya ingat betul sebuah adegan ketika ia melamar di sebuah hotel untuk jabatan Public Relation dan si empunya hotel itu merendahkan Samantha karena jenis kelaminnya, bahwa ia takkan bisa melakukan tugasnya dengan baik karena ia seorang wanita. Di situ, Samantha yang biasanya kuat dan mandiri, tiba-tiba merasa lemah dan menangis (seorang Samantha Jones menangis!!). Hal ini merupakan sebuah tamparan bagi masyarakat dan orang-orang yang memandang rendah seseorang karena jenis kelaminnya. Ini bukan lagi zaman pria berada di atas wanita, tapi pria dan wanita memiliki kedudukan yang sejajar. Go, feminist!
source:google
Satu pelajaran lagi yang didapat dari Samantha Jones yaitu betapa pun mencintai seseorang jangan sampai kehilangan jati dirimu.
(*itu pesan yang didapat dari film SATC pertama btw,)

Rating:
SATC 1: 4/5

SATC 2: 3.4/5
Serial TV: 4.7/5


(novelnya belum baca, mungkin nanti akan update kalau udah baca novelnya *wink)
source:google

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
UPDATED:
(12/04) Ada sebuah wacana di beberapa situs luar negeri tentang adanya kemungkinan SATC 3. Namun sayangnya, Kim Cattrall pemeran Samantha Jones menolak keikutsertaannya dalam proyek yang disebut-sebut sebagai akhir dari SATC. Banyak pihak menyayangkan keputusan Kim ini namun banyak pula yang mendukung Kim karena mengingat buruknya film SATC 2. Beberapa aktris lainnya seperti Kristin Davis dan Willie Garson juga merasa kecewa namun tetap menunjukkan sikap positif dari tidak akan adanya SATC 3 ini.
Dan saya jujur aja merasa kecewa dengan keputusan Kim ini. Ada beberapa fans yang menyarankan agar pemeran Samantha diganti atau 'dimatikan', tetap SATC gak akan lengkap rasanya kalau gak ada Samantha. Beberapa fans juga berspekulasi bahwa alasan Kim tidak ingin ikut proyek SATC 3 dikarenakan ingin lebih dikenal dengan karya terbarunya ketimbang kembali menjadi Samantha Jones yang membuatnya dikenal seluruh dunia. Tapi tetap aja, hal itu membuat kecewa para fans SATC termasuk saya T-T
Semoga cuman gimmick haha (meskipun mustahil).