Tampilkan postingan dengan label romance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label romance. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 September 2018

Review Kosong: Nioi Honey Lover Older Men

Oke, menurut sebagian kisah cinta dengan rentang usia yang cukup jauh itu sangat menggelikan. Tapi tidak dengan saya, menurut saya itu kisah cinta yang manis. Karena umur hanya sebuah angka.

Ciaaatttt banget kata pembukaannya hahaha. Oke, lanjut.
source: google
Judul: Nioi/Honey Love Older Men
Pengarang: Oku Megumi
Genre: Romance, Josei, Smut
Status: Completed (3 Chapters)

Ceritanya tentang Mikari yang tiba-tiba saja suka dengan tetangga yang tinggal di bawah apartemennya karena aromanya itu (ihiw). Yang bikin kaget adalah usia mereka terpaut jauh! Koga-san berusia 52 tahun dan Mikari masih 19 tahun, sepantaran dengan anak keduanya. Koga-san juga beda dengan cowok-cowok lainnya yang gak seenaknya dengan (siapa, karena ingat usia kali ya lol) dan berusaha menjalankan kisah kasih mereka semurni mungkin tanpa seks. Tapi ya namanya darah muda (ehem).
source: google
Sayangnya kisah ini terlalu cepat, cuman ada tiga chapter dan terkesan buru-buru. Kayak si Mikari suka sama Koga-san, pelan-pelan dulu gitu jangan asal nyosor lol. Terus juga anaknya si Koga-san juga dateng-dateng langsung nyosor aja (heleh). Endingnya sih, kusuka mereka bersama ciat.
source: google
Tapi jujur, penasaran juga gimana pas si Mikari ngenalin Koga-san ke orangtuanya? Lolol apa mereka hanya sebatas pacaran?

Agak aneh juga sih pria 52 tahun ngomong ke anak-anaknya, "she's my girlfriend" secara pacarnya seusia anak bungsunya wkwkwk duh gak bisa ngebayangin.

Rating: 2,8/5

Selasa, 07 Agustus 2018

Review Kosong: Mujhse Dosti Karoge

Ok, saya tau ini film udah lama banget. Bahkan hanya segelintir orang yang tau film ini. Era India sekarang udah jauh terlewat dan sekarang tergantikan oleh drama-drama Korea. Bukannya saya gak demen drama Korea, saya suka tapi dulu. Lanjut cerita, saya tertiba kangen nontonin film India yang dulu saya tonton di stasiun televisi swasta. Tapi sekarang udah jarang banget bisa nonton karena sibuknya pekerjaan (ciye) dan merajalelanya sinetron (gak mutu) Indonesia ups.

Setelah menyimpan beberapa lagu di playlist youtube, saya pun kurang bisa tidur nyenyak karena kangen mau nonton film India (hahaha). Nyoba streaming di mana-mana susahnya minta ampun. Bukan karena jaringannya yang jelek, tapi karena filmnya gak ada di server (hiks). Singkat cerita, akhirnya saya pun berhasil dan nonton. Film India pertama saya setelah sekian lama, berjudul Mujhse Dosti Karoge yang artinya Maukah Menjadi Temanku?
source: google
Judul: Mujhse Dosti Karoge (Maukah Menjadi Temanku?)
Sutradara: Kunal Kohli
Pemain: Hrithik Roshan, Rani Mukherjee, dan Kareena Kapoor
Genre: Romance, Friendship, Drama


Mujhse Dosti Karoge menceritakan tiga orang sahabat, Pooja, Tina, dan Raj. Waktu mereka SD, keluarga Raj harus pindah ke luar negeri dan mereka pun berpisah. Raj yang suka dengan Tina mengatakan mereka harus tetap keep in touch meskipun berpisah dengan cara saling kirim email. Tapi Tina yang gak tertarik dengan Raj mengabaikannya. Alhasil, Poojalah yang sering membalas pesan Raj dengan mengatasnamakan Tina. Singkat cerita, Raj kembali ke India. Pooja pun mengaku pada Tina kalau selama ini ia sering emailan dengan Raj menggunakan namanya, jadi Tina harus berpura-pura. Eh ternyata, Tina jadi suka beneran sama Raj. Sementara Raj sendiri gak menyadari keberadaan Pooja. Nahloh. Kisah semakin rumit ketika orang tua Raj dan Tina memutuskan keduanya untuk segera menikah setelah Raj mengetahui kalau Poojalah orang yang selama ini emailan sama dia. Nahloh. Gimana selanjutnya? Ya, nonton aja. Hehehe
source: google
Emang sih, ceritanya standar. Ya namanya juga film taun segitu. Terus penuh tarian, nyanyian, dan durasi yang lama banget (hampir setara dengan Avengers Infinity Wars lol). Tapi, saya sih gak ngerasa bosen. Emang ada beberapa adegan yang sumpah gregetan banget dan ada adegan yang gak mungkin terjadi di dunia nyata (plis, bukan adegan nari-nari atau nyanyi-nyanyian di tengah ujan), tapi so far so good lah. Kisah cinta segitiga dengan sahabat gak terlalu klise banget, malah menyakitkan unch.
source: google
Kalo menurut saya, di sini tokoh Pooja yang keliatannya menghargai persahabatan banget malah seperti merendahkan sahabatnya sendiri. Maksudnya, ya harusnya bilang gitu, jujur ada masalah apa, jangan dipendam sendirian gitu. Kan bisa bersaing secara fair untuk dapetin Raj. Udah gitu dia bilang, gak mau Tina ngerasa kehilangan lagi kalau Raj sama dia (ups, spoiler), lah kan bisa dibicarain makanya dari awal kalo dia demen sama Raj. Kalo ditanyain jawabnya, gak suka sama Raj mulu. Padahal demen hahaha.
source: indiafm
Karakter Tina juga awalnya bikin kesel, tapi endingnya bikin saya tersenyum. Kalo saya jadi Tina mungkin saya bakal benci Pooja. Bukan karena dia merebut Raj dari  saya (ups, spoiler lagi) tapi karena dia merendahkan saya, dengan berpikir saya bakal stres dll kalo Raj menghilang dari saya. Lah, kan ada Pooja dan keluarganya yang bisa menemani Tina, kenapa dia berpikir senegatif itu? Ups.
source: indiafm
Udah gitu, Rajnya juga masa cepat banget pindah hati pas tau dia bukan Tina yang sering ngirimin email? Pas pertama kali ketemu, dia langsung suka sama Tina yang cantik (tapi Rani Mukherjee masih terlihat jauh lebih cantik di mata saya eak). Perasaannya langsung menggebu-gebu ke Tina. Terus, dia deket sama Pooja kan ya untuk konsultasi soal Tina, tapi dia masa gak ngerasa 'feeling familiar' gitu loh sama Pooja? At least, sifatnya Pooja gitu. Ini beneran tutup mata ngabain si Pooja aja, ngejar-ngejar Tina yang jelas-jelas sifatnya beda banget pas di email. Huf kzl. Untung ganteng si Raj hahaha.
source: indiafm
Sejauh ini, adegan kesukaan saya adalah pas nyanyi The Medley ituloh. (kalau kepo yang mana, bisa nonton di sini). Kalo zaman now mungkin bilangnya kayak riff off ya, sambung-sambungan lagu buat mengekspresikan perasaan. Di situ duh, rasanya mau jejeritan saking gregetannya hahaha. Selain itu, saya juga suka pas awal-awal Raj baru dateng ke India (videonya di sini). Musiknya enak banget hahaha.

Rating: 3,5/5

Btw kalau mau nonton bisa nonton di lk21. Ini film lumayan rekomen. Gak terlalu apa-apa nari, apa-apa nyanyi sih. Seru deh.
source: google

Kamis, 23 November 2017

Review Kosong: Sex And The City

source: google
Judul: Sex And The City (1998-2004, 2008, 2010)
Jumlah episode: 64 episode (6 season dan 2 film)
Sutradara: Michael Patrick King
Pemain: Sarah Jessica Parker, Kim Cattral, Kristin Davis, Chynthia Nixon, Chris Noth
Genre: Romance, Comedy, Drama, Friendship
Berdasarkan novel berjudul sama karangan Candance Brushnell


Pertama kali saya nonton film Sex and the City (SATC) waktu SMP. Waktu itu lagi masa-masanya nakal dengan pergolakan batin yang kuat(?). Awalnya saya kira SATC adalah film porno (I judge from its title lmao). Akhirnya saya tonton dan cuman berhasil setengah jam karena disuruh pulang haha (saya nonton bareng teman). Kemudian bertahun-tahun kemudian, saya tertiba ingin menonton SATC lagi. Saya pun mencari filmnya dan nonton.
hehehe
source:google
15 menit pertama sukses membuat saya banjir air mata.
huhuhuhuhuu;;
source:google
Carrie Bradshaw, wanita berusia 40 tahunan yang membina hubungan putus-nyambung dengan Mr Big akhirnya memutuskan untuk menikahinya. Tetapi pernikahan belum dilangsungkan, Mr Big memilih untuk pergi karena keraguan akibat dua pernikahan yang gagal sebelumnya. Carrie pun berusaha move on dari kejadian tersebut.
source:google
Samantha Jones, seorang PR terkenal yang tidak percaya pada ikatan pernikahan dan cinta berhasil melabuhkan hatinya pada Smith Jerrod. Ia yang merupakan penganut kebebasan harus memusatkan dirinya pada satu orang pria yang makin sibuk mengejar karirnya. Jiwa Samantha pun beradu.
source:google
Miranda Hobbes, pengacara hukum yang memutuskan untuk tinggal di Brooklyn, membangun keluarga kecilnya bersama Steve dan Brady. Pengakuan mengejutkan hadir ketika Steve bilang bahwa ia telah tidur dengan wanita lain.
source:google
Yup, SATC sukses menyajikan permasalahan seputar yang dihadapi oleh seorang wanita kebanyakan. Seperti yang dialami Carrie dan Big, apakah pasangan yang hendak dinikahi ini orang yang tepat?

Gimana kalau ternyata kita salah memilih orang? Gimana kalau ternyata dia berbeda dari apa yang kita kira? Atau permasalahan Samantha, ketika kita mencintai seseorang apakah kita harus merelakan diri kita yang sesungguhnya? Daaan....jika pasangan berbuat kesalahan, bagaimana menyingkapinya?
Karya yang menakjubkaaan menurut saya pribadi. Masalah dan pemecahan masalahnya dapet banget. Saya suka banget sampai suka merekomendasikan film ini ke teman-teman saya di kampus tapi kebanyakan pada mikirnya yang aneh-aneh haha.
source:google
Lanjut, setelah film pertama oke banget. Saya pun nonton film keduanya. Sex and the City 2 (SATC 2). Kalau yang pertama lebih ke arah detik-detik sebelum menikah, yang kedua bercerita tentang setelah menikah.

Ya, Carrie dan Big menikah. Problematika mereka adalah ternyata Big tidak sesempurna yang ia kira. Banyak tingkah laku Big yang belum Carrie ketahui sebelumnya muncul setelah pernikahan dan Carrie tidak terbiasa akan hal itu. Merasa akan ketidakcocokan ini, Carrie pun meminta waktu dua hari setiap minggunya untuk memiliki "me time". Di sisi lain, Big pun merasa perlu memiliki "me time" sendiri.
source:google
Charlotte York yang memiliki dua buah hati, Lily dan Rose, mempekerjakan seorang pengasuh yang malah membuatnya merasa tidak aman karena takut suaminya tergoda. Di sisi lain, setelah lama mengharapkan memiliki buah hati, ia pun berusaha menjadi ibu yang baik. Tapi ternyata gak semudah itu.
source:google
Dan Samantha yang berurusan dengan menopause. Ia pun berupaya agar suplemen yang dikonsumsinya mampu membuatnya tetap 'muda', namun saat dibawa ke Abu Dhabi ternyata suplemen itu dianggap ilegal.
source:google
Memang film yang kedua ini tidak sebagus yang pertama karena tema yang diangkat sebenarnya cukup oke, tapi dikemas dengan kurang menarik. Jadi masalahnya cenderung campur aduk dan kurang ngena buat saya.

Dari situ saya mulai penasaran dengan serial televisinya yang mulai tahun 1998 hingga 2004. Ada sebanyak 6 seasons dengan sekitar 12 episode di setiap seasonnya. Episode pertama season satu memperkenalkan para tokohnya, Carrie, Miranda, Charlotte, dan Samantha. Empat orang sahabat di usia 30-an dan masih single. Kecuali Charlotte, mereka bertiga sama sekali tidak memikirkan soal hubungan atau pernikahan. Kemudian setiap episodenya pun mulai memunculkan beragam macam permasalahan yang umumnya terjadi pada wanita. Pokoknya seru banget. Gak salah kalau ada orang yang bilang kalau SATC adalah kitab suci para wanita. Lupakan soal seks, ini tentang relationship among friends, family, lovers, and society.
goals!
source:google
Saya dapat banyak sekali pencerahan dari SATC. Favorit saya? Samantha Jones. Ia benar-benar menggambarkan sosok wanita independent yang gak ingin dirinya--atau wanita berada di bawah kaum pria. Saya ingat betul sebuah adegan ketika ia melamar di sebuah hotel untuk jabatan Public Relation dan si empunya hotel itu merendahkan Samantha karena jenis kelaminnya, bahwa ia takkan bisa melakukan tugasnya dengan baik karena ia seorang wanita. Di situ, Samantha yang biasanya kuat dan mandiri, tiba-tiba merasa lemah dan menangis (seorang Samantha Jones menangis!!). Hal ini merupakan sebuah tamparan bagi masyarakat dan orang-orang yang memandang rendah seseorang karena jenis kelaminnya. Ini bukan lagi zaman pria berada di atas wanita, tapi pria dan wanita memiliki kedudukan yang sejajar. Go, feminist!
source:google
Satu pelajaran lagi yang didapat dari Samantha Jones yaitu betapa pun mencintai seseorang jangan sampai kehilangan jati dirimu.
(*itu pesan yang didapat dari film SATC pertama btw,)

Rating:
SATC 1: 4/5

SATC 2: 3.4/5
Serial TV: 4.7/5


(novelnya belum baca, mungkin nanti akan update kalau udah baca novelnya *wink)
source:google

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
UPDATED:
(12/04) Ada sebuah wacana di beberapa situs luar negeri tentang adanya kemungkinan SATC 3. Namun sayangnya, Kim Cattrall pemeran Samantha Jones menolak keikutsertaannya dalam proyek yang disebut-sebut sebagai akhir dari SATC. Banyak pihak menyayangkan keputusan Kim ini namun banyak pula yang mendukung Kim karena mengingat buruknya film SATC 2. Beberapa aktris lainnya seperti Kristin Davis dan Willie Garson juga merasa kecewa namun tetap menunjukkan sikap positif dari tidak akan adanya SATC 3 ini.
Dan saya jujur aja merasa kecewa dengan keputusan Kim ini. Ada beberapa fans yang menyarankan agar pemeran Samantha diganti atau 'dimatikan', tetap SATC gak akan lengkap rasanya kalau gak ada Samantha. Beberapa fans juga berspekulasi bahwa alasan Kim tidak ingin ikut proyek SATC 3 dikarenakan ingin lebih dikenal dengan karya terbarunya ketimbang kembali menjadi Samantha Jones yang membuatnya dikenal seluruh dunia. Tapi tetap aja, hal itu membuat kecewa para fans SATC termasuk saya T-T
Semoga cuman gimmick haha (meskipun mustahil).

Minggu, 17 September 2017

Review Kosong: Here We Are

source: google
Judul: Here We Are
Pengarang: Obata Yuuki
Genre: Romance, Drama, Scho-Life
Status: Completed (16 buku)

Sebenarnya ini komik udah terbilang lama,sekitar 10 tahunan yang lalu. Saya tanpa sengaja tertarik membacanya karena iklan tentang komik ini di hampir setiap komik yang saya beli. Saking keselnya sampe mikir, "emang nih komik sekeren apa sih iklannya nongol mulu?!" lol

Akhirnya saya pun mencoba nyari di gramedia, tapi gak ketemu karena itu komik lama. Dan di suatu kesempatan, saya pun menemukan jilid awal komik itu di toko gunung agung dan membelinya langsung 3buku (sebelum susah menemukannya lagi). Ok, this manga is really good.
soure: google
Jilid 1-3 ini bercerita tentang Nanami Takahashi, cewek yang baru aja masuk SMU dan bertemu dengan Motoharu Yano. Awalnya Takahashi benci banget sama Yano karena Yano itu katanya sempurna (ganteng, populer, pinter, jago olahraga, bahkan ada rumor tentang 2/3 anak perempuan di sekolah bakal suka sama Yano dalam waktu 3 tahun) dan karena sengaja salah memberitahu Takahashi nama temannya sehingga ia ditunjuk jadi ketua kelas. Namun Takahashi menangkap kalau Yano aslinya gak sesempurna itu. Ia pun berusaha dekat sama Yano dan akhirnya suka. Meskipun Yano menerima cintanya Takahashi, ternyata ia masih terjebak dengan mantan pacarnya yang sudah meninggal, Nana Yamamoto, kakak dari teman sekelas mereka, Yuri Yamamoto. Terlebih, ada sesuatu yang disembunyikan Yano dengan hubungannya bersama Yamamoto.
source: google
Dan begitu aja. Saya sempat stres karena gak berhasil menemukan kelanjutannya dan penasaran banget. Waktu itu saya belum mengenal komik online dan gak tertarik juga untuk membacanya secara online. Jadilah, setelah 3 tahun lebih berlalu, saya pun menemukan jilid selanjutnya. Yang kemudian berhenti di nomor 12 karena sang pengarang, Obata Yuuki harus vakum sementara (selama tiga tahun tepatnya) dikarenakan sakit. Akhirnya Here We Are pun tamat di jilid 16 setelah perjuangan saya selama 8 tahun lolol
source: google
Kesan saya, komik ini sangat berbeda dari komik-komik yang pernah saya baca sebelumnya. Pemilihan kata-katanya begitu indah meskipun alur ceritanya seperti komik perempuan pada umumnya: baru masuk SMU >> ketemu temen sekelas keren >> benci >> cinta >> gak bisa moveon dari mantan >> move on. Tapi yang bikin beda adalah konflik-konfliknya yang mampu bikin pembaca terenyuh. Saya gak bisa gak nangis kalo baca komik ini (serius).
source: google
Cinta Lama Belum Kelar (CLBK) adalah tema besar komik Here We Are. Bagaimana tidak, kebanyakan dari tokoh-tokoh ini belum bisa move on dari masa lalunya. Sebut saja Yano yang belum bisa move on dari Nana, mantannya yang sudah meninggal, kemudian Yuri yang tidak bisa move on dari Yano meskipun sebenarnya mereka gak ada hubungan apa-apa, ada lagi ibu Yano yang gak bisa move on dari ayah Yano, serta Takahashi yang tidak bisa move on dari Yano padahal Yano meninggalkannya dan ada Takeuchi di sisinya. Singkatnya, ya, semua tentang clbk (lol).

Membaca komik ini sama aja sedang mempelajari sebuah kenangan dan masa lalu. Kebanyakan kenangan adalah sebuah ingatan yang termodifikasi, entah dikurangi atau ditambahkan, sedangkan masa lalu adalah hal yang terjadi di masa lampau dan yang terbaik adalah terus menatap ke depan. Tokoh Motoharu Yano banyak memberi saya inspirasi tentang menjadi sosok dewasa yang bisa diandalkan, tapi sebenarnya kita perlu juga mengandalkan orang lain.

"Jangan kalah sama masa lalu, kita buat masa sekarang"-Motoharu Yano, Here We Are Vol.3

Pokoknya, Obata Yuuki-sensei berhasil bikin saya nangis dan takjub pada karyanya. Btw ini karya Obata Yuuki pertama yang saya baca. Di Indonesia, karyanya beliau yang diterbitin baru dua, Here We Are dan Triangle Romance (nanti saya bikin reviewnya) . Saya lagi nungguin karya beliau untuk segera diterbitin lagi di Indonesia (meskipun harga komik sekarang mahal tapi kualitasnya biasa aja T-T).

saya mewek T-T
source: google
Saya sangat merekomendasikan komik ini pada orang yang memang suka sastra meskipun ini adalah sebuah komik Jepang (jangan ngeremehin komik!). Kenapa, karena kata-kata di komik ini bermakna dan terkadang sulit dimengerti, jadi mesti ditelaah dulu. Saya pernah merekomendasikan komik ini pada beberapa teman yang lumayan suka baca komik, terus baru baca 2 jilid langsung dipulangin lagi karena gak ngerti. Pemilihan kata-kata di komik ini begitu sulit dimengerti dan banyak yang tersirat, kata mereka. Lol

Rating: 5/5
OTP da best
source: google

Sabtu, 05 Agustus 2017

Review Kosong: Vampire Academy


Vampire Academy
Sutradara: Mark Waters
Pemain: Zoe Dutch, Lucy Fry, Danila Kozlovsky
Genre: Paranormal, Romance
Berdasarkan novel berjudul sama karangan Richelle Mead

Banyak yang belum mengenal Vampire Academy atau sudah mengenalnya tapi terlambat seperti saya, rasanya sangat sayang hal itu terjadi. If only I know them sooner Y-Y

Saya tau film tersebut tanpa kesengajaan. Waktu itu saya sedang minta film pada seorang teman dan ia memberikan film Vampire Academy. Ketika saya tanya gimana filmnya, ia bilang bagus. Akhirnya saya langsung menonton saat ada kesempatan dan oke, saya jatuh cinta.

Bercerita tentang Rose Hathaway, dhampir (setengah vampir, setengah manusia) yang menjaga Lisa Dragomir, moroi (vampir darah murni). Mereka kabur dari perguruan St Vladimir dan akhirnya berhasil ditemukan oleh Dmitri Belikov, dhampir juga, yang membawa mereka kembali ke sekolah tersebut. Rose dan Lisa pun harus kembali menikmati masa sekolah mereka, namun Lisa mendapat teror. Mereka pun berusaha menemukan siapa pelaku teror tersebut.

Overall, saya suka banget. Meskipun beberapa scene terasa janggal, tapi saya tetap suka. Seperti contohnya saat si Mia gak jelas ngebully Lisa. Kurang penjelasan siapa Mia dan kenapa dia benci banget sama Lisa. Otp banget Dmitri sama Rose meskipun akting Dmitri kalau boleh saya bilang, kaku banget. Apa karena sifatnya Dmitri emang begitu? Daaan...akting Zoe Dutch sebagai Rose gak tau kenapa mengingatkan saya dengan aktingnya Ellen Peige di Juno. Penggambaran karakternya mirip banget hehew. Tapi pokoknya saya tetap suka.

Kemudian ternyata, Vampire Academy adaptasi dari novel juga berjudul sama. Karena akhir filmnya menggantung dan entahlah, akan ada lanjutannya atau tidak, saya pun mencari novelnya yang terdiri dari lima buku.

Ceritanya gak jauh berbeda. Masih tentang Rose dan Lisa yang kabur dari sekolah dan ditemukan oleh Dmitri. Tapi kejanggalan yang saya sebutkan di atas, semuanya terungkap di novel. Yah, pokoknya novelnya lebih complex dan membuat saya ketagihan membacanya hingga akhir sampai ke spin-offnya juga. Haha. Itu novel series pertama bahasa Inggris yang saya baca hingga akhir ke spin-offnya.

Dan yang disayangkan, gak akan ada film keduanya. Padahal semua penasaran dengan Adrian. Saya juga baru tau, ternyata para fans VA pernah membuat penggalangan dana demi terwujudnya film kedua (film pertama dianggap jelek dan pemasukkannya kurang bagus, sehingga sangat dipertimbangkan untuk film keduanya). Tapi sayangnya, dana yang terkumpul kurang jadi film kedua batal. Huhuhu.

Memang film Vampire Academy kurang bagus, tapi at least mereka tidak benar-benar merombak ceritanya dan masih tetap satu jalur dengan novelnya (kecuali scene akhir, saat menunjukkan strigoi--vampir jahat yang suka minum darah hingga korbannya mati, berkumpul di dekat St Vladimir, well, itu terjadi di buku ketiga *spoiler*).

Rating film: 3.1/5
Rating novel: 4.2/5

Selasa, 01 Agustus 2017

Review Kosong: Confessions of Shopaholic

Confessions of Shopaholic
Sutradara: P.J. Hogan
Pemain: Isla Fisher, Hugh Dancy
Genre: Romance, Comedy
Diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Sophie Kinsella

Saya tertarik menonton filmnya karena teman kuliah sangat menyukai karakter Rebecca Bloomwood yang diperankan oleh Isla Fisher. Butuh waktu sekitar sebulan kemudian untuk mengumpulkan niat menonton film tersebut. Dan saya akui, saya cukup menyukainya.

Ceritanya tentang Rebecca Bloomwood, seorang reporter majalah perkebunan yang gila belanja hingga tagihan kartu kreditnya melebihi gaji yang ia peroleh. Suatu hari, perusahaan tempatnya kerja gulung tikar dan kebetulan, ia diterima bekerja di koran finansial Successful Savings. Tulisannya yang mampu menerjemahkan bahasa finansial ke bahasa yang lebih mudah dimengerti orang banyak, membuatnya dikenal sebagai Gadis dengan selendang hijau, yang waktu ia kenakan saat interview dengan Luke Brandon, redaktur Successful Savings. Namun, ia masih memiliki masalah dengan hutang kartu kreditnya.

Karakter Rebecca Bloomwood benar-benar unik, dia termasuk orang yang impulsif. Agar CV-nya terlihat bagus, ia menulis kalau ia lancar berbahasa Finlandia. Padahal ia sama sekali gak tau, alasannya "Siapa orang yang ngomong bahasa Finlandia?" lol (jangan ditiru ya).

Dan lagi, ternyata Confessions of Shopaholic ada novelnya!! Dan seperti film adaptation based on novel lainnya, film dan novelnya beda banget.

Di novel, tentang Rebecca Bloomwood, reporter majalah finansial Successful Savings yang gila belanja. Semua bermula ketika ia menerima tagihan kartu kreditnya, berniat membayarnya, tapi gak pernah dibayar malah terus-terusan belanja. Ia tertarik dengan Luke Brandon, PR Brandon Communications yang sering memberikan sinyal yang "salah" padanya. Dan masalah hutang kian membelit.

Topiknya memang masih sama, seputar Rebecca Bloomwood si gila belanja dan tagihan kartu kreditnya. Namun, perbedaan mencolok dari film dan novelnya sangat terasa kuat hingga saya tidak merasa heran kalau filmnya mendapat rating yang kurang bagus. Ketimbang novelnya yang saya rasa (sepertinya) lebih original, filmnya malah terasa seperti film The Devil Wears Prada versi gila belanja.

Kenapa, karena di film Rebecca ingin bekerja di majalah fashion yang satu grup dengan Successful Savings sehingga ia bisa dekat dengan brand baju papan atas. Sementara di novel, Rebecca ingin pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi sehingga ia bisa membayar atau tidak mengkhawatirkan tagihan-tagihannya.

Walau saya akui, Isla Fisher dan Hugh Dancy memainkan dengan menggemaskan perannya di film sebagai Rebecca dan Luke, tapi tetap saja saya merasa kecewa bahwa filmnya sangat jauh berbeda dengan yang ada di novel. Bagian apa yang beda, semuanya kecuali nama karakter, pekerjaan Rebecca, gila belanjanya Rebecca, dan tagihan kartu kredit.

Kalau boleh saya bilang untuk film adaptasi dari novel, ini sangat buruk meskipun filmnya sendiri lumayan bagus. Untuk novelnya, saya sangat menyukainya. Penggunaan sudut pandang orang pertama yaitu Rebecca sangat bagus dan menjiwai seakan saya adalah Rebecca lol.

Rating film: 3.2/5
Rating novel: 4/5

Sabtu, 22 April 2017

Review Kosong: Cintapuccino


Cintapuccino
Penulis: Icha Rahmanti
Genre: Romance, Drama


"Cintapuccino-olahan dari espresso (ekstrak kopinya lebih kuat, sekuat keyakinan yang bikin obsesiku mengkronis, dan perasaan sekarang that I have to do this)"--halaman 56

Saya juga gak tau kesambet apa tiba-tiba ingin membaca chicklit. Ceritanya ada bazaar buku kecil di sebuah Mall dan saya pun membeli chicklit ini. Baru sekitar seminggu kemudian saya baca dan hasilnya, saya terkesima.

Bercerita tentang Rahmi, seorang perempuan berusia 24 tahun yang memiliki obsesi pada seorang cowok bernama Nimo selama 10 tahun. Sebenarnya Rahmi sudah memiliki pasangan, Raka. Tapi ketika ia dipertemukan dengan Nimo kembali, penyakit Nimo kronis yang diidap Rahmi kembali hadir. Nah, ia pun dihadapkan oleh dua pilihan, tetap bersama Raka atau memilih bersama Nimo.

Huwaaaaaaa;;;; saya suka banget tokoh Raka. Dia digambarin sebagai tokoh yang sabar, perfect, tapi idealisnya minta ampun. Tipe-tipe kalem yang kalo cemburu diem aja.

Sedangkan karakter Nimo, sedikit banget digambarinnya sehingga saya jadi kurang bisa menelaah--aslinya, dia itu gimana sih? Saya tau karakter Nimo dari email yang dikirim Rahmi aja ke Raka. Maksudnya kayak, penggambaran karakter Nimo itu masih ngegantung banget. Oke, mungkin karena mbak Icha (sang penulis) ingin kita merasakan apa yang Rahmi rasakan dan pikirkan karena novel ini menggunakan sudut pandang Rahmi.

Tapi jujur aja, saya baca novel ini keingetan sama masa SMP saya loh. Karena saya dulu waktu SMP juga memiliki obsesi seperti yang Rahmi alami. Saya terobsesi oleh senior saya sehingga saya ikut eksul dan OSIS hanya demi bisa bareng dia. Padahal hingga dia lulus, kami ngobrol pun gak pernah. Hahahahahaaa (Y-Y) Tapi, overall saya suka. Gak bertele-tele. Mungkin saya sedikit rada gak suka aja sama Rahmi yang kebanyakan bimbang (lol) dan Raka yang terlalu idealis dan baik hati (saya kzl, Mas Raka!)

Score: 4/5

Alasan harus baca novel ini: Yang pernah terobsesi sama orang, silahkan baca, itung-itung nostalgia.

Senin, 03 April 2017

Review Kosong: Dealova


Dealova
Sutradara: Dian W. Sasmita
Pemain: Jessica Iskandar, Benjamin Joshua, Evan Sanders, Nagita Slavina, Rizki Hanggoro
Genre: Romance, Drama
Berdasarkan novel dengan judul sama karya Dyan Nuranindya


Sebenarnya ini film jaman dahulu banget, waktu saya masih SD tapi entah kenapa saya ingin nonton lagi. Ceritanya sedih. Tentang seorang cewek tomboy bernama Karra yang menyukai cowok judes, Dira. Mereka akhirnya pacaran tapi Dira mengidap kanker otak stadium akhir. Waktu saya pertama kali nonton ini, saya menangis. Apalagi pas Diranya meninggal. Itu bener-bener menyayat hati saya *ups, spoiler*.
Tapi dibandingkan dengan novelnya, well, nangis saya lebih kencang pas baca novelnya (lol). Di novel lebih banyak diceritain kisah Karra, Dira, dan Ibel sehingga chemistry mereka semua masuk. Sedangkan di filmnya? Kosong.

Saya heran, adegan Ibel galau malah panjang banget-_- padahal mending durasinya dipake buat bangun chemistry antara Karra dan Dira karena menurut saya kurang logis aja, ceritanya si Dira murid baru terus ganggu si Karra dan Karranya juga langsung kenal dan care sama dia.

Dan tokoh gak jelas seperti Adji, yang tiba-tiba hadir lagaknya pahlawan menghakimi Dira karena Dira mengganggu Karra. Well, emangnya si Adji ini siapa, hah?
Emang itu kesulitannya mengadaptasi novel menjadi film. Entah karena budget atau durasi yang terbatas, jadi harus banyak dipotong.
Huff, tapi saya suka sih. Kadang suka ngakak sendiri sih lihat aktingnya Benjos yang judes banget dan Jeddar yang tomboy galak gitu.
XD
uhuuuk!!


Score: 3/5

Alasan harus menonton ini: Yang pingin nyicipin film dari chicklit buatan Indonesia.

novelnya nih!Jangan lupa baca yaaa~!

Review Kosong: My Forbidden Love (Mike's Route)


My Forbidden Love
Developer: Verygood.inc
Status: Free
Available: Android and iOs


Saya sudah sejak lama ingin mereview game ini. Otome pertama yang saya mainin dengan sungguh-sungguh. Ceritanya lumayan seru menurut saya karena saat itu saya sedang suka-sukanya dengan incest (lmao). Saya maininnya sejak tahun lalu, saat saya sedang merasa patah hati dan inilah pelarian saya yang kemudian berakhir menjadi kecanduan.

Awalnya saya tau otome dari sebuah manga bernama Lovely Complex (karena saya masih mencari kepingannya, jadi saya belum bisa kasih review), si Risa (tokoh utamanya) suka main otome dan kemudian saya penasaran, ada atau tidak otome itu dan ketemu. Malahan ada banyak banget deh pokoknya.

Singkat cerita, saya coba main otome ini dan jatuh hati (seperti yang udah saya katakan sebelumnya, karena ceritanya incest).

Berkisah tentang seorang gadis bernama Gemma (bisa diganti sesuai keinginan) yang memiliki kakak tiri bernama Mike. Mereka dulu sangat dekat, tapi semenjak Mike kuliah di luar negeri, hubungan mereka jadi renggang. Malahan Mike berubah jadi dingin pada Gemma. Saat Mike kembali dari study-nya, ia mencium Gemma dan membuat Gemma jatuh hati padanya. Tapi Mike sudah memiliki tunangan. Lantas bagaimana dengan perasaan Gemma? Hehe, mainin aja ya gamenya sendiri.
duh abang xD

Dari grafik, oke! Mike lucu banget. Mungkin yang kurang Mike topless kali ya (plak!). Soalnya masa lagi tidur masih seragam lengkap-_- Ya itu deh, yang kurang menurut saya pakaiannya. Itu-itu aja. CGnya juga kadang sedikit aneh, kadang mukanya beda, tapi masih lucu heheheee.
love you too <3

Dari plotnya, well lumayan. Untuk episode-episode awal saya suka banget. Tapi semenjak punya anak, ceritanya sedikit ngawur. Oke, maafkan saya. Gak tau kenapa saya gak suka di episode-episode akhir. Maksudnya apa ya, hmm, ya seperti yang udah saya bilang--ngawur. Romantisnya kurang. Ceritanya bawa-bawa terorislah dan turned into action-_- like, wth.
yesss! yesss! xD

Watak MCnya? Hmm, lumayan deh. Soalnya karena latar belakangnya sebagai anak yang bisa dibilang the only child and the only daughter, she lives in rich family, ofc she is becoming crybaby. Ya, bisa saya bilang MC di sini cengeng dan menyek-menyek. Tipikal-tipikal cewek yang saya gak suka, tapi karena saya paham betul latar belakangnya dan ia merupakan (mungkin) sosok manja saya dari versi yang gak pernah ada, jadi ya lumayan, I like it. (btw Mike treated me like a princess tho!)

Dan....SAYA SUKA KONSEPNYA. Kenapa? FREE! Berbeda dengan otome lainnya (yang berbeda developer ya), otome ini bisa dibilang simpel banget. Mereka menyediakan 5 skenario tiket setiap harinya, sehingga kita bisa membaca 5 episode setiap hari. Biasanya setiap 5 episode kita disuruh pilih rute yang nantinya akan mempengaruhi love meter kita. Jika kita berhasil meraih love meter tertentu, kita bisa membaca secret scenario. Kalau love meter kita kurang, kita bisa membeli item tertentu (seperti baju, pet, etc) dengan coin. Coin bisa dapatkan dengan memposting di twitter atau line atau membelinya. Sejauh ini, saya mendapatkan coin dari memposting di twitter dan saya selalu mendapatkan secret scenario. So, it's totally free!

Sayangnya, game ini belum update lagi. Padahal saya menunggu-nunggu Y-Y I miss Mike.
Btw, berbeda dengan otome lainnya, kita sudah memiliki surname di sini, yaitu Jones. Itulah asal usul username game saya "Gemma Jones". Jadi, kalau mau add saya di otome cari aja keywordnya itu hehehee (promosi).

Score: 3.5/5

Alasan harus main game ini: Yang suka cinta terlarang dan ini FREE!!!!
eh saya nemu dia topless xD (lmaooo)



----------------------------------------------
UPDATE!! (05/17)
Otome My Forbidden Love udah ditarik dari peredaran. Bukan karena incest (lol), tapi karena kontrak mereka dengan developernya udah abis dan karena gak sejalan lagi, akhirnya gak dilanjut. Dalam unggahan di fanpage resminya, mereka bilang bakal ngelanjutin otome ini dalam waktu dekat. Otome It's Our Secrets juga ditarik. Yah, tunggu kabar baiknya aja.